SISTEM HUKUM 1.1

Untuk mengetahui apa itu sistem hukum kita harus tau apa yang dimaksud dengan sistem dan apa yang yang dimaksud dengan hukum.

Sistem adalah kumpulan elemen-element yang memiliki fungsi masing-masing yang saling berhubungan dan berinteraksi. Sementara pengertian sistem dalam kamus Bahasa Inggris yang berjudul The American Heritage Dictionary of The English Language disebutkan bahwa “a group of interacting, interrelated, or interpendent elements forming or regarded as forming a collective entity”. Dari kedua pengertian tersebut dapat simpulkan bahwa sistem mempunyai dua ciri yaitu hubungan dan saling ketergantungan antara setiap bagian dan ciri yang kedua adalah suatu kesatuan. Sedangkan pengertian hukum dalam hal ini adalah sebuah aturan atau kaidah-kaidah yang bisa memiliki sanksi atau konsekuensi hukum dan juga tidak yang berlaku pada masyarakat.
Jadi menurut pemahaman saya sistem hukum adalah suatu kesatuan kaidah-kaidah hukum yang di dalam nya akan dapat dikenali beberapa sikap yang diwajibkan, diperbolehkan, atau dilarang dalam berbagai situasi berbeda. Kaidah-kaidah hukum tersebut disatukan oleh asas-asas hukum yang sifatnya lebih umum dengan tunututan etisnya.

Setelah itu timbul pertanyaan-pertanyaan

  1. Hukum bukanlah satu-satunya kaidah yang mengatur kehidupan antar pribadi atau masyarakat, sebutkan kaidah yang lainnya.
    A. Termasuk dalam tata kaidah aspek pribadi adalah:
    a. Tata Kaidah Kepercayaan.
    b. Tata Kaidah Kesusilaan.
    B. Sedangkan yang tergolong dalam Tata Kaidah aspek hidup antar pribadi atau bermasyarakat adalah:
    a. Tata Kaidah Sopan Santun.
    b. Tata Kaidah Hukum.
  2. Terdapat tiga unsur dalam sistem hukum yang dikembangkan oleh freedman. Sebutkan dan jelaskan.
    Menurut Lawrence M. Friedman terdapat tiga komponen dalam sebuah sistem hukum, yaitu komponen structural, komponen substansi, dan komponen budaya hukum
    • Komponen struktural adalah bagian-bagian sistem hukum yang berfungsi dalam suatu mekanisme kelembagaan, yaitu lembaga-lembaga pembuat undang-undang, pengadilan dan lembaga-lembaga lain yang memiliki wewenang sebagai penegak dan penerap hukum. Hubungan antara lembaga tersebut terdapat pada UUD 1945 dan amandemennya.
    • Komponen substansi berisikan hasil nyata yang diterbitkan oleh sistem hukum. Hasil nyata ini dapat berwujud in concerto (kaidah hukum individual) dan in abstraco (Kaidah hukum umum). Disebut kaidah hukum individual karena kaidah-kaidah tersebut berlakunya hanya ditujukan pada pihak-pihak atau individu-individu tertentu saja, contohnya putusan yang ditetapkan oleh pengadilan, misalnya seseorang diputuskan dihukum selama 5 tahun karena telah melakukan pembunuhan. Sedangkan disebut kaidah hukum umum karena bersifat abstrak dan berlakunya kaidah semacam itu tidak ditujukan kepada individu-individu tertentu tetapi kaidah ini ditujukan kepada siapa saja yang dikenai perumusan kaidah umum tersebut. Misalnya hukum tantra, hukum perdata, hukum pidana dan hukum internasional yang merupakan hukum yang berhubungan dengan peristiwa internasional
    • Komponen budaya hukum adalah Sikap-sikap dan nilai-nilai sosial yang dipegang oleh warga masyarakat dan sangat berpengaruh terhadap pendayagunaan pengadilan sebagai tempat menyelesaikan sengketa
  3. Istilah sumber hukum mengandung dua arti sebutkan dan jelaskan.
    Sumber hukum dalam arti materil dan sumber hukum dalam arti formil. Dalam arti meteril sebagai sumber hukum yang menentukan isi hukum. Sedangkan dalam arti formal, hukum dilihat dari bentuknya, oleh karena bentuknya itulah yang menyebabkan hukum berlaku dan diketahui serta ditaati. Sumber hukum dalam arti formal berkaitan dengan masalah prosedur atau cara pembentukannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *